Sabtu, 09 April 2011

Programming With Step 7 (1): General Configuration

Programming With Step 7 (1) : General Configuration

Simatic merupakan PLC buatan Siemens dimana banyak memilki varian seperti  s7-200, s7-300 dan s7-400 atau s7-1200. Untuk melakukan pemrograman PLC untuk jenis S7-300, S7-400 ke atas  hanya bisa dengan menggunakan Step-7. Sedangkan untuk S7-200 menggunakan software developer Microwin. Untuk tulisan kali ini saya akan membahas konfigurasi Step 7 untuk CPU S7-300 karena konfigurasi PLC untuk S7-300 dan S7-400 sama.

S7-300 merupakan PLC yang dibuat untuk aplikasi dalam level medium artinya tidak dianjurkan untuk sistem dengan proses yang kompleks dan besar. Ada banyak jenis  modul CPU dari S7-300 seperti CPU-315 yang mendukung dua komunikasi interface yaitu MPI dan DPI. Yang paling komplit adalah CPU 313-C yang terdiri atas seperti DI/DO, AI, AO.

Berikut adalah step by step konfigurasi PLC S7-300 CPU-315 pada Step 7:

1. Setelah menginstal dan melakukan konfigurasi lisensi dari Step 7 kita dapat langsung menggunakan software pada menus Start/All Program/Simatic/Simatic Manager
 

2. Selanjutnya akan muncul tampilan seperti berikut ini
 

3. Klik Next untuk melakukan konfigurasi dan akan menampilkan tampilan sebagai berikut
 

4. Pilihlah jenis PLC yang akan anda ingin gunakan dan set untuk MPI address jika ingin mengeset sendiri alamat MPI. Karena saya akan menggunakan CPU 315 2 DP maka saya pilih jenis PLC tersebut dan saya pilih alamat MPI default yaitu 2 selanjutnya saya klik Next. Akan muncul tampilan seperti berikut ini.
 

Disini anda dapat memilih function yang ingin anda gunakan. Untuk tiap-tiap function memiliki fungsi khusus. Karena saya hanya ingin membuat program sederhana maka saya hanya memilih function OB1. OB1 adalah fungsi utama dari program PLC Siemens. Kalau anda terbiasa dengan bahasa C, maka OB1 ini adalah “main” programnya. Fungsi lainnya tidak akan dibaca kecuali dipanggil dari function OB1 ini.

Dari tampilan ini anda juga bisa memilih jenis bahasa program yang ingin anda gunakan apakah STL(Structure Text List), LAD (ladder) atau FBD (Function Block). Karena biasa menggunakan ladder maka saya pilih LAD. Selanjutnya klik next.

5. Pada tampilan berikut anda diminta untuk memberi nama project yang akan dibuat. Misalkan project ini saya beri nama Project_Tes1.

6. Lalu  klik Finish sehingga muncul tampilan seperti berikut ini.

Dengan munculnya tampilan seperti di atas maka project telah dibuat. Dari project yang telah dibuat kita dapat melikhat proportiesnya dari tampilan berikut.

Dengan memilih SIMATIC 300 Station maka kita akan mendapatkan tampilan untuk melakukan konfigurasi hardware

Dengan memilih CPU 315 2 DP maka akan muncul tampilan  seperti di bawah ini. Dengan mengklik Connection maka akan muncul windows untuk melakukan Konfigurasi jaringan antar PLC yaitu aplikasi Net-Pro.Sedangkan jika kita memilih S7-Program (1) maka kita akan masuk pada tampilan sebagai berikut,

Untuk membuka window program maka kita dapat memilih blok. Sedangkan jika kita akan membuka simbol program maka kita dapat memilih symbol.

Step-step di atas merupakan konfigurasi awal dari Step 7 untuk memulai tahapan pemrograman yang lebih kompleks. Sedangkan tahapan selanjutnya kami berikan pada artikel selanjutnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar